Sebagai pengguna wordpress yang dilengkapi dengan ratusan plugin untuk memaksimalkan performance blog kadang tak luput dari yang namanya kejadian-kejadian tak terduga yang menyebabkan blog menjadi error.Contohnya ketika mau login masuk wordpress dashboard admin tiba-tiba kita menjumpai halaman kosong putih,tenang jangan bingung dulu hal ini terjadi karena mungkin kita baru saja mengaktifkan sebuah plugin wordpress yang kontrast atau berefek negatif pada plugin lainnya yang telah diaktifkan terlebih dahulu,maka langkah yang bisa diambil adalah dengan cara menonaktifkan plugin yang baru saja diaktifkan tersebut. Bagaimana caranya?
Caranya sebagai berikut :
• Login ke cpanel webhosting Anda ,pilih file manager• pilih domain (maksudnya domain blog yang lagi error tadi)
• pilih folder public html
• pilih folder wpcontent
• pilih folder plugin ,kemudian cari plugin yang tadi baru diaktifkan dan centang kotak lalu hapus atau di-rename (namanya diubah,contoh : plugin quick adsense diubah namanya menjadi quick adsense error,dengan demikian wordpress tidak akan mengenali plugin tersebut lagi dan otomatis plugin yg di-rename akan berubah status deactivate/tidak aktif.[catatan:kita harus ingat nama plugin yang baru saja diaktifkan tadi] karena itu saran saya untuk menjaga blog dari error kayak gini biasakan untuk mencatat nama plugin yang baru kita aktifkan,apalagi jika dalam sekali waktu yang sama kita menginstall dan mengaktifkan plugin (dalam jumlah banyak secara bergantian).
Kalau Anda sudah tidak ingat plugin mana yang menyebabkan blog error maka bisa mencoba dengan me-rename satu persatu plugin yang menurut Anda menyebabkan error.Setiap kali me-rename sebuah plugin di cpanel webhosting sambil mencoba akses ke wp admin blog untuk mengecek,jika suatu plugin telah di-rename / deactivate dan blog sudah tidak error lagi berarti plugin itulah penyebabnya.
Bagaimana jika Anda mengalami blank page / halaman kosong setelah mengaktifkan suatu theme wordpress?
Solusinya hampir sama dengan yang di atas,yaitu me-rename theme yang baru diaktifkan tadi.Sehingga theme blog akan otomatis kembali ke theme default/theme bawaan wordpress.
Saran saya adalah rajin memback up file data blog agar masih dikembalikan bila file data hilang saat terjadi error yang tak disangka-sangka.
Nah,selesai ..kita bisa mencoba login kembali ke wp-admin :)
Tags : Empty Page when login to WordPress Admin | How to make multiple site wordpress | Change on WordPress | How to Change wp active theme from PHP | How to Change wordpress active theme from PHP | Cara Ganti Theme Aktif WordPress dari PHPmyadmin | Cara Ganti Theme Aktif WordPress dari filezilla | Cara Ganti Theme Aktif WordPress dari PHP | .PHP | Cara mengaktifkan Theme dari php | Cara mengaktifkan Theme manual | Manual Theme WP | Manual Theme wordpress | Cara Mengatasi Halaman Kosong Saat Login ke WordPress Admin | login tanpa mengaktifkan theme wordpress | melihat settingan themes yang aktif dari php | aktivasi plugin filezilla | aktivasi themes filezilla | mengganti theme dari filezilla | login tanpa mengaktifkan theme wp | aktif plugin dari php | You must activate the WP SLIDER plugin to use this theme | mengaktifkan plugin dari luar wordpress | login ke wordpress memakai themes sementara | login ke wordpress memakai theme sementara | Cara Mengganti Themes blog WordPress | login ke wordpress memakai draft | wp login draft | wordpress login draft | Migrating Multiple Blogs into WordPress 3.0 Multisite | cara setting subdomain theme wordpress | halaman blog kosong | cara mengatasi web page error | masalah mengatasi error tak terduga | mengatasi masalah tidak bisa masuk dashboard | mengapa saat sign in di blog error | mengganti theme wordpress pada wp-admin | menghapus plugin dan foldernya melalui cpanel | tidak bisa masuk wp | rename wp-admin plugin | Cara mengatasi halaman web yang kosong | gak bisa login wp-admin | cara ubah tema wp admin wordpress | aktifasi themes dari php | activate themes from .php | activate plugins from .php | mengganti themes filezilla | mengaktifkan plugin dari php | Mengganti Themes WordPress dan Upload Plugin Via FTP

