Popular Posts

Powered by Blogger.

Jenis Penyakit Telinga dan Keterangannya

Author:



Pertanyaan :
Jika gendang telinga pecah, apakah bisa menyebabkan tuli? Saat di cek keluar darah dari telinga.
Jawaban :
Keluar darah dari telinga belum tentu disebabkan karena gendang telingan pecah.
Penyebab lain dari keluarnya darah itu bisa saja disebabkan karena dinding sekitar liang telinga mengalami iritasi.

Coba diingat kembali apakah darah yang keluar cukup banyak atau hanya berupa bintik (noda) saja?
Untuk memastikan ada baiknya diperiksa ke dokter THT guna pemeriksaan lebih lanjut. Saya rasa biayanya tidak mahal sebab dokter hanya memeriksa dari luar menggunakan alat semacam senter kecil. Dokter dapat melihat gendang telinga tersebut dengan menarik daun teling a ke arah belakang dan sedikit ke atas.

Jika memang gendang telinga pecah, biasanya tanda-tandanya adalah selain keluar darah juga anak akan mengalami sakit pada daerah telinga. Selain itu secara signifikan pendengaran juga akan berkurang. Bisa juga keluar cairan yang berbau dari telinga.

Segera bawa ke RS atau dokter untuk pemeriksaan sebelum penyakitnya semakin meluas.
Gendang telinga secara anatomi dibagi 2 yaitu pars tensa (tegang) dan pars flaksida.

1. Pars tensa, sebagain besar gendang telinga merupakan pars tensa, terdiri dari 3 lapis, bagian luar lanjutan kulit liang telinga, di tengah jaringan ikat, dan bagian dalam yang mengarah ke telinga tengah, merupakan lanjutan mukosa telinga tengah.
2. Pars flaksida, bagian atas gendang telinga (daerah atiq), hanya terdiri dari dua lapis tanpa jaringa ikat di bagian tengah.

Kerusakan gendang telinga berupa bolong/pecah (perforasi) terutama disebabkan infeksi telinga tengah (Otitis Media), namun dapat juga karean trauma.

Kerusakan pada gendang telinga dapat menyebabkan tuli yang konduktif. Tuli konduktif adalah hilangnya pendengaran karena tidak dapat tersampaikannya getaran suara. Jenis tuli lainnya yaitu tuli sensorik yang disebabkan rusaknya sistem saraf pendengaran.

Darah tidak memastikan bahwa gendang telinga pecah. Bisa saja darah berasal dari kuping bagian luar tanpa menutup kemungkinan darah memang berasal dari telinga tengah / di belakang gendang telinga.

Kalau ke THT, telinga anak anda akan dibersihkan dan dilihat apa gendangnya utuh atau tidak.

Yang bisa anda lakukan sekarang ini adalah menutup telinga anak anda dengan perban steril (beli di apotik), jangan dikutak katik, apalagi kemasukan air karena akan menyebabkan infeksi cukup berat.

Kalau memang pecah, pada anak - anak gendang telinga masih akan dapat tumbuh kembali -- dengan catatan, tidak ada infeksi dan lubangnya tidak terlalu besar. Rata - rata anak kecil pernah mengalami pecah gendang telinga dengan berbagai penyebab.

Kalau memang rusak permanen, anak anda akan sedikit mengalami tuli, tapi tidak total. Selain gendang telinga, tulang tengkorak juga berfungsi menghantar suara.

Salah satu panca indera manusia adalah telinga yang berfungsi untuk mendengar. Apa jadinya jika kita tidak mampu lagi mendengar? Dunia yang indah ini akan terasa hampa, hening dan sepi. Sebagai salah satu panca indera andalan, menjaga kesehatan telinga sangatlah penting. Sekarang, mari kita simak macam-macam penyakit telinga agar kita selalu waspada dan berhati-hati menjaga kesehatan telinga.


Bagaimana Membersihkan Telinga dengan Benar?

Seringkali kita membersihkan telinga menggunakan berbagai alat, seperti cotton bud, bagian bawah peniti, jepit rambut hitam. Bahkan, korek api. Cara yang paling baik membersihkan telinga adalah menggunakan cotton bud yang lembut, namun cukup kuat. Jangan sampai patah ketika sedang digunakan sehingga mengakibatkan ujung cotton bud tertinggal di dalam telinga.

Kalaupun terjadi hal demikian, segera datang ke dokter THT untuk pertolongan lebih lanjut. Hindari pula membersihkan telinga dengan alat-alat keras yang bisa melukai telinga. Cara membersihkan telinga yang benar adalah sebatas daun telinga dalam menjorok sedikit, tidak perlu sampai ke dalam liang telinga.

Bila kita amati, pada sekitar sepertiga bagian luar liang telinga, selalu tampak basah oleh sejenis minyak atau serumen. Serumen ini sebenarnya bagian dari sistem telinga kita untuk mempertahankan diri dari masuknya kotoran, debu. Bahkan, serangga kecil seperti nyamuk. Kulit liang telinga luar akan terus-menerus memproduksi serumen yang berwarna kuning kecokelatan.

Cairannya kadang mengalir tanpa terasa ke cekungan di daun telinga bagian bawah. Namun, cairan ini mudah dibersihkan. Terutama, ketika kita mandi.

Macam-Macam Penyakit Telinga

Penyakit telinga dibagi ke dalam tiga kelompok. Penyakit telinga bagian luar, penyakit telinga tengah, dan gangguan pendengaran pada usia tua. Kita terkadang memiliki kecenderungan untuk membersihkan liang telinga sampai ke bagian dalamnya dengan berbagai alat yang sangat beragam.

Bagi telinga orang dewasa, mungkin hal itu tidak terlalu mengandung risiko karena telinga orang dewasa cenderung lebih menjorok ke dalam. Namun, tidak demikian untuk bayi dan balita. Hal ini bisa menimbulkan risiko yang sangat besar.

Penyebab Penyakit Telinga

Pembersihan dengan alat apapun akan menimbulkan rangsangan kuat pada kulit liang telinga karena terdapat saraf-saraf yang peka di dalamnya. Rangsangan tersebut justru akan mendorong kelenjar serumen berproduksi lebih banyak dan ini justru akan mengakibatkan gangguan bagi telinga.

Saat membersihkan liang telinga, tidak jarang kotoran berupa minyak yang telah bercampur dengan debu yang 'ditangkapnya' justru akan terdorong masuk ke bagian yang lebih dalam di sekitar gendang telinga. Dengan frekuensi yang berulang, kotoran itu kemudian terkumpul dan membatu. Namun, dalam kondisi tertentu, justru dapat menutup dan menghalangi gendang telinga untuk menangkap getaran suara dari luar.

Telinga pun terasa gatal dan tanpa disadari, kita akan mengorek-ngorek telinga. Pada beberapa kasus, cara itu malah bisa melukai gendang telinga dan menimbulkan infeksi sampai bernanah atau congek yang dikenal dengan istilah medis otitis media. Selanjutnya, bila telinga tersumbat sebelah, bisa mengakibatkan pusing, kepala serasa berputar, dan vertigo.

Langkah terbaik apabila ada kotoran mengeras di liang telinga, segera ke dokter. Umumnya, dokter akan memberi obat tetes pemecah kotoran berupa karbol gliserin 10%. Kemudian, kotoran disemprot agar keluar. Biasanya, disertai dengan pemberian antibiotika untuk mencegah bakteri yang mungkin menghuni luka akibat iritasi.

Gejala Penyakit Telinga

Penyebab sakit telinga lainnya adalah berupa infeksi yang disebabkan jamur atau bakteri (bakteri Pneumococcus haemophilus). Perlu diperhatikan bila terdapat tanda-tanda seperti telinga agak berwarna kemerahan dan terjadi pembengkakan rahang sehingga sulit digerakkan untuk mengunyah makanan.

Gejala yang paling jelas adalah keluarnya cairan kental berwarna kekuningan. Itu menunjukkan bahwa telah terjadi infeksi di dalam telinga. Pada saat kondisi sudah terlalu parah, dapat mengakibatkan tuli permanen atau sampai pada kondisi terjadi peradangan tulang belakang telinga (mastoiditis). Bahkan, infeksi menjalar ke selaput otak (meningitis).

Jenis penyakit telinga lain yang paling ditakuti adalah tuli mendadak. Tuli mendadak diakibatkan oleh serangan virus yang menyebabkan berkurangnya aliran darah ke organ-organ pendengaran. Tunggu apa lagi, jaga kesehatan telinga kita sekarang juga!

Tags : Dokter THT murah dan bagus , Biaya dokter THT , Biaya ke THT , Biaya THT



< >