Popular Posts

Powered by Blogger.

Mengatasi Kelistrikan Tidak Normal pada YAMAHA V-IXION Kode 46

Author:



Join Payoneer? Better than PayPal?



Kode 46 muncul karena tegangan pada sistem injeksi kurang, banyak hal sebagai penyebabnya, diataranya:
adanya contak yang kurang baik pada socket - socket pengisian tegangan mulai dari Soket tegangan AC 3pasa, Dioda kiprok, sekring, konektor accu atau mungkin accu sudah rusak.
Tetapi dikarenakan V-ixion menggunakan sistem sensor, banyak sekali hal - hal yang perlu diketahui sang mekanis, mulai dari Kode Error dari komputer, atau jumlah kedipan lampu indikator tanda kerusakan. Berikut ini hanya sebagian kecil dari masalah yang saya alami, yang dimana akan cukup membingungkan di saat anda mengalami masalah kecil ini.

Kendala yang terasa mungkin yang anda alami sebagai berikut : 
  • Motor mati di tengah perjalanan, jalan motor tersendat - sendat seolah - olah kehabisan bensin.
  • Accu baru mendadak rusak lagi,
  • dan masih banyak lainnya yang mungkin tidak tersebutkan.
Solusi :
  1. Ganti Accu
  2. Ganti Kiprok
( Catatan : Dengan Kiprok yang rusak, pada Vixion, accu pun akan ikut rusak, dan bila accu rusak, motor tidak akan bisa berjalan baik atau bahkan mati )



Salah satu keunggulan sistem injeksi dimana motor dapat mendeteksi sendiri adanya kerusakan atau tidak saat pertama kali kontak di Turn On. Jika motor normal maka lampu indikator akan menyala sesaat kemudian mati.

Sinyal lampu indikator dibagi 2 yaitu :
nilai 10 : lampu indikator menyala 1 detik on dan 1,5 detik off
nilai 5  : lampu indikator menyala 0.5 detik on dan 0,5 detik off

Ilustrasinya jika saat kontak di ON lampu indikator menyala 1 detik 3x dan o,5 detik 3 kali (3×10)+(3X1)= 33
jadi kode yang terbaca adalah 33 yaitu suply ke primari coil terputus.

Tidak semua kerusakan mengakibatkan sepeda motor mati dan tidak bisa jalan, masing masing ada cara untuk mengecek dan mengatasinya.


Langkah Pengetesan [ Kode 46 ] :

A. Pengetesan Tegangan Out Dioda Kiprok dan Sistem AC
  1. lakukan pengukuran tegangan pada out DC pada dioda apakah 14,1 – 14,3 V pada 1500 RPM.
  2. jika tegangan kurang berarti kerusakan pada Dioda atau mungkin pada sistem AC mulai dari stator.
  3. Coba lepaskan soket 3pasa dan ukur tahananya 0.448-0.672 Ω pada kondisi medin dingin 20◦C.
  4. lakukan pembersihan soket AC 3 pase dan socket dioda dengan kontak cleaner.
  5. sambung kembali semua socket yang dilepas.
  6. hidupkan motor dan ukur ulang tegangan pada soket DC out dioda apakah sudah 14.1 -14.3 pada 1500rpm jika tidak sesuai lakukan penggantian Stator Assy.
  7. jika sudah lanjut ke langkah berikutnya.

B. Pengetesan Tegangan pada Accu
  1. Ukur tegangan Accu minimal 13.5-14.3V pada 1500 RPM GOOD.
  2. jika kurang lakukan pembersihan sekring ataupenggantian sekring dan contak accu, semprot pakai contac cleaner.
  3. ukur kembali tegangan Accu 13.5-14.3V pada 1500 RPM GOOD.
  4. jika Teganga di out dioda 14.1-14.3V tapi di accu masih kurang dari 13.5 pada 1500 RPM ada kemungkinan accu yang rusak.
  5. coba lakukan penyetruman Accu.
  6. cek tegangan setelah penyetruman jika kurang dari 12volt segera lakukan penggantian accu.
Catatan :
Jika tegangan diatas sudah terpenuhi yaitu tegangan pengisian pada kutub + dan – adalah 14.1-14.3V dan masih terjadi drop tegangan coba Ganti lampu Rem belakang Kemungkinan karena pemakaian yang lama Tahanan dalam lampu menjadi lebih kecil sehingga arus yang mengalir lebih besar ( lampu tidak lagi senilai dengan 21 watt atau 1.8 A ) yang dapat membuat aki cepat habis terutama saat RPM rendah dan sering melakukan pengereman.

sumber: [ link ] *edited*




< >